twitter tumblr linkedin
  • Home
  • Materi IPA
  • Kuis IPA
  • Tentang Saya
  • Kontak Saya

Listiawan Blog - Belajar IPA bersama


Kisi-Kisi Belajar :

  1. Bencana banjir, tsunami, gunung meletus, gempa bumi
  2. Penyebab terjadinya bencana
  3. Tanda tanda akan terjadi bencana
  4. Aktivitas yang dilakukan saat bencana
  5. Aktivitas untuk menanggulangi bencana
  6. Aktivitas yang dilakukan pasca bencana


Gempa Bumi
sumber : Liputan6.com

Gempa Bumi

Ketika batuan tersebut mengeras/ menegang maka energi potensialnya terus bertambah. Ketika lempeng bergerak atau patah, maka energi tersebut dilepaskan. Energi tersebut mengakibatkan terjadinya getaran yang merambat melalui material Bumi lainnya. Getaran ini disebut gempa Bumi.
Semakin besar energi yang dilepaskan, maka getarannya akan semakin terasa.
Gempa Bumi adalah getaran yang merambat  melalui material bumi yang mengakibatkan lempeng bergerak atau patah. Sebuah titik pada kedalaman Bumi yang menjadi pusat gempa disebut Hiposentrum. Permukaan Bumi yang berada di atas hiposentrum disebut Episentrum. Gerakan lempeng akibat gempa di laut mengakibatkan tsunami



Istilah Penting dalam Gempa Bumi

Seismologi : ilmu yang mempelajari gempa bumi
Ahli Seismologi : ilmuwan bidang gempa bumi
Seismograf : alat untuk mencatat data gelombang seismik
Magnitude : Ketinggian garis pada kertas menggambarkan besarnya energi yang dilepaskan saat gempa
Seismogram : Hasil pencatatan oleh seismograf
Seismogram dapat menentukan episentrum dan stasiun seismik.
  

Tsunami

Ketika gempa terjadi di dasar laut, gerakan lempeng tersebut akan mendorong air laut ke atas, sehingga timbul gelombang yang besar dan kuat yang dapat mengalir ratusan kilometer ke segala arah dari episentrum. Gelombang air laut ini disebut tsunami. Pusat gelombang tsunami adalah episentrum yang berada di laut yang jauh dari pantai. Tinggi tsunami di tengah laut ± 1 m dengan kecepatan 500 – 1000 km/jam, ketika mendekati pantai kecepatannya turun  menjadi ± 30 km/jam tetapi ketinggiannya meningkat hingga puluhan meter. Tanda tsunami : air laut di pantai turun seketika.




Gunung berapi

Beberapa gunung berapi terbentuk karena tabrakan dua lempeng. Naiknya magma ke permukaan menyebabkan erupsi. Magma yang keluar dan mengalir di permukaan bumi saat terjadi erupsi disebut lava. lubang yang berbentuk melingkar di daerah puncaknya yang disebut kawah. Ketika erupsi, lava dan beberapa material dimuntahkan ke udara kemudian berjatuhan yang disebut hujan debu vulkanik (tephra).

Proses Letusan Gunung berapi

Jika terdapat dua lempeng yang bertabrakan, maka lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih besar akan menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih rendah. Ketika sebuah lempeng menekuk dibawa lempeng lainnya, maka batuan pada lempeng yang menekuk akan melebur menjadi magma.
Magma tersebut akan naik menuju permukaan karena perbedaan massa jenis.

Erupsi

Erupsi merupakan keluarnya magma dan material lainnya dari dalam Bumi oleh letusan gunung berapi.
Erupsi disebabkan oleh tekanan gas yang kuat dari dalam Bumi yang terus menerus mendorong magma.
Magma akan terus naik menuju ke permukaan dan melelehkan batuan di sekitarnya, sehingga terjadi penumpukan magma. Tekanan udara dari dalam Bumi semakin besar, sehingga tersimpan energi yang besar untuk mendorong magma keluar.

Material Erupsi

Material yang dikeluarkan saat erupsi yaitu : Batuan, mineral, lava, lahar, H2S, SO2, NO2.  Erupsi juga menghasilkan awan panas. Status Gunung Api ketika erupsi yaitu Normal, Waspada, Siaga, dan Awas

Banjir

Pertama, tingginya curah hujan menjadi salah satu faktor penyebab banjir
Kedua, sistem pengelolaan lingkungan yang buruk
Ketiga, akibat perilaku manusia


Supaya lebih detil terkait materi kamu bisa membuka slide di bawah ini :



untuk menguji kemampuanmu tentang materi ini, cobalah mengerjakan kuis berikut :


Kisi-kisi Belajar :
  1. Struktur penyusun bumi
  2. Lapisan atmosfer
  3. Lapisan ozon 
  4. Lapisan litosfer
  5. Teori pergeseran lempeng
  6. Jenis pergeseran lempeng
  7. Dampak pergeseran lempeng
  8. Hidrosfer



Atmosfer

Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi secara menyeluruh dengan ketebalan lebih dari 650 km. Pada lapisan atmosfer terkandung berbagai macam gas. Atmosfer dapat menyediakan oksigen bagi mahluk hidup dan karbondioksida bagi tumbuhan. Atmosfer berasal dari 2 kata yunani, yaitu atmos yang berarti uap dan sphaira yang berarti bulatan. Atmosfer  adalah lapisan gas yang menyelubungi bulatan bumi.

Komposisi atmosfer

Lapisan atmosfer merupakan campuran dari gas yang tidak tampak dan tidak berwarna. Empat gas, yaitu nitrogen (78%), oksigen (20%), argon (0,9%), dan karbondioksida (0,03%) meliputi 100% udara kering.
Gas lain yang terdapat di atmosfer namun dalam jumlah yang sedikit antara lain neon, helium, metana, kripton, hidrogen, xenon (stabil) ozon dan radon (kurang stabil).
Oksigen (O2) berfungsi untuk mengubah makanan menjadi energi hidup. Karbondioksida (CO2) dihasilkan dari pembakaran bahan bakar, pernafasan manusia dan hewan serta berfungsi untuk mensupplai udara pernafasan bagi tanaman.  Nitrogen (N2) terdapat diudara dalam komposisi yang paling besar dan tidak dapat langsung bergabung dengan unsur yang lain tetapi tetap penting karena nitrogen adalah bagian dari senyawa organik.
Argon termasuk kedalam gas mulia yang dapat dimanfaatkan untuk bola lampu cahaya listrik. Helium dan hidrogen merupakan gas yang paling ringan dan sering dipakai untuk mengisi balon meteorologi. Ozon (O3) merupakan gas yang sangat aktif dan berfungsi untuk menyerap radiasi sinar UV yang memiliki radiasi yang besar yang berbahaya bagi tubuh.

Fungsi Atmosfer

Fungsi atmosfer antara lain :
  1. Mengurangi radiasi matahari yang sampai ke permukaan bumi pada siang hari dan hilangnya panas yang berlebihan pada malam hari.
  2. Mendistribusikan air ke berbagai wilayah permukaan bumi
  3. Menyediakan okisgen dan karbon dioksida.
  4.  Sebagai penahan meteor yang akan jatuh ke bumi.
 Berdasarkan perbedaan suhu vertikal, atmosfer bumi dibagi menjadi 5 bagian
1. Troposfer
  • Lapisan ini merupakan lapisan yang paling bawah.
  • Setiap kenaikan 100 meter temperaturnya turun turun 0, 5 ̊C
  • Sebagian besar bagian troposfer berbentuk uap air dan 75% terdiri atas gas-gas atmosfer.
  • Troposfer merupakan tempat berlangsungnya sistem Bumi, seperti hujan, angin, salju, dan awan. 

2. Stratosfer
  • Lapisan stratosfer memiliki sedikit awan, namun tidak ada aktivitas cuaca
  • Sebagian besar stratosfer terdiri atas gas ozon (O3)

3. Ionosfer
  • lapisan yang memiliki partikel ion (bermuatan) 
  • Mampu memantulkan gelombang radio

4. mesosfer
  • Lapisan ini menjadi lapisan pelindung Bumi dari benda-benda luar angkasa. 
  • Kebanyakan meteor yang menuju Bumi akan terbakar habis di mesosfer. 
5. termosfer

  • Dinamakan termosfer karena suhu yang sangat panas yakni pada lapisan ini mencapai 1.982oC.
  • tempat mengorbitnya teleskop Hubble dan pesawat ulang-alik
  • sebagai pelindung Bumi dari radiasi ultraviolet
6. eksosfer
  • Satelit-satelit buatan yang mengitari Bumi berada dalam atmosfer Bumi, pada lapisan eksosfer. 
  • Lapisan eksosfer terdapat pada ketinggian lebih dari 500 km dpl. 
  • Kandungan utama dari eksosfer adalah gas hidrogen.


Supaya lebih detil terkait materi kamu bisa membuka slide di bawah ini :



untuk menguji kemampuanmu tentang materi ini, cobalah mengerjakan kuis berikut :

Lapisan Litosfer
Sumber : https://seputarilmu.com

Litosfer
Litosfer berasal dari bahasa yunani yaitu lithos artinya batuan, dan sphera artinya lapisan. Lithosfer terdiri dari dua bagian utama, yaitu :
  1.  Lapisan sial (lapisan kerak) : tersusun atas logam silisium dan alumunium, Kerak bumi ini terbagi menjadi dua bagian yaitu: Kerak benua dan Kerak samudera
  2. Lapisan sima : tersusun oleh logam logam silisium dan magnesium
Teori tektonik lempeng
seorang ahli meteorologi asal Jerman bernama Alfred Wegener mengajukan sebuah teori. 
“zaman dahulu, semua benua di Bumi menyatu membentuk sebuah daratan yang sangat luas Sekitar 200 juta tahun lalu benua tersebut terpisah dan bergerak menjauh secara perlahan”

Bukti pergeseran lempeng
Penemuan fosil juga mendukung teori pergerakan benua. Salah satu buktinya dengan adanya penemuan fosil  di Amerika Selatan dan di Afrika.  merupakan jenis reptil yang hidup di darat dan di air tawar.

Teori Pergerakan dasar laut
Harry Hess mengajukan teori yang bernama atau pergerakan dasar laut. di bawah kerak Bumi tersusun atas material yang panas material tersebut naik ke punggung kerak samudra.  material bergerak ke samping bersama dasar kerak samudra. bagian dasar kerak samudra tersebut menjauh dari punggung kerak samudra dan membentuk sebuah patahan.


Teori tektonik lempeng
Kerak Bumi dan bagian atas dari mantel Bumi terbagi menjadi beberapa bagian. Bagian ini disebut lempeng. Lempeng bersifat plastis dan dapat bergerak di lapisan ini. Lempeng tersusun atas kerak dan bagian atas mantel Bumi. Sebuah lapisan yang keras terdiri atas batuan yang kuat. Lapisan ini pecah menjadi tujuh bagian besar (dan beberapa bagian kecil) yang disebut dengan lempeng tektonik. Lempeng tektonik juga disebut lempeng litosfer

Pergerakan Lempeng
Pergerakan sebuah lempeng akan mengakibatkan perubahan pada lempeng lainnya. Apabila 2 lempeng bergerak saling menjauh, lempeng tersebut bersifat divergen. Jika terdapat 2 lempeng yang saling mendekat, maka pergerakan tersebut disebut convergen

supaya lebih memahami materi, silahkan lihat video di bawah ini.


Supaya lebih detil terkait materi kamu bisa membuka slide di bawah ini :



untuk menguji kemampuanmu tentang materi ini, cobalah mengerjakan kuis berikut :

Hidrosfer
Sumber : https://kesehatankini.com

Hidrosfer

Hidrosfer merupakan lapisan air yang berada di permukaan bumi. Hidsofer tersebut meliputi danau, sungai, laut, salju, air tanah dan uap air yang terdapat pada lapisan udara. Air adalah senyawa gabungan dua atom hidrogen dengan satu atom oksigen menjadi H2O. Sekitar 71% permukaan bumi merupakan wilayah perairan.
Energi matahari yang datang di permukaan bumi menyebabkan penguapan air ke bagian atmosfer. kemudian di atmosfer uap air ini mengalami kondensasi dan selanjutnya akan jatuh sebagai hujan.
Pemanasan oleh sinar matahari menyebabkan suhu air laut di darah tropis lebih panas dibandingkan suhu air laut yang terletak di belahan bumi lainnya. Akibatnya, timbul arus vertikal ke arah permukaan laut di daerah tropis serta arus ke arah dasar laut di daerah kutub.
Adanya arus vertikal ini juga mengakibatkan perbedaan tekanan teanan air laut antara daerah tropis dengan daerah kutub. Perbedaan ini bersamaan dengan perputaran bumi serta arus angin akan menimbulkan arus air di permukaan air laut yang membantu distribusi organisme-organisme di laut.


Laut

Laut adalah masa air asin yang menggenangi sebagian besar permukaan bumi. Secara langsung maupun tidak, laut sangat berpengaruh terhadap kehidupan di permukaan bumi. Berat jenis air laut adalah 1,027, disebabkan oleh larutan garam-garam air laut rata-rata mempunyai kandungan garam dan berbagai jenis mineral dengan konsentrasi yang relatif lebih tinggi dibandingkan air sungai atau danau, yaitu sekitar 35%. Hal inilah yang mengakibatkan organisme laut memiliki struktur tubuh maupun kondisi fisiologis yang sangat berbeda dengan organisme yang hidup di air tawar.
Besarnya kadar bagi masing-masing garam di laut adalah sebagai berikut : NaCl 77,76%, MgCl2 10,88%, MgSO4 4,74%, CaSO4 3,60%, K2SO4 2,64%, CaCO3 0,34%, MgBr2 0,22% dari sejumlah garam yang ada di dalam air laut.


Sungai

Sungai adalah aliran air tawar melalui suatu saluran menuju laut, danau dan atau sungai lain yang lebih besar. Air sungai dapat berasal dari gletser (es), danau yang meluap atau mata air pegunungan. Dalam perjalanannya, aliran air sungai mempunyai tiga aktivitas, yaitu melakukan erosi, transportasi dan sedimentasi.


Danau

Danau adalah masa air dalam jumlah besar yang berada dalam satu cekungan atau basin di wilayah daratan. Berdasarkan proses terjadinya, danau terbagi menjadi :
  1. Danau alam; terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia.
  2. Danau buatan (waduk) yang merupakan buatan manusia untuk keperluan tertentu. Misalnya waduk Jatiluhur dan Saguliang di Jawa Barat. Waduk ini antara lain manfaatkan untuk pembangkit listrik, pengairan lahan pertanian, pengendali banjir, rekreasi dan budidaya ikan.

Rawa

Rawa adalah tanah rendah yang selalu tergenang air karena tidak ada pelepasan air (drainase). Oleh karena itu, air rawa bersifat asam.
Berdasarkan sifatnya, rawa dapat dibedakan menjadi :
  1. Rawa air asin, yaitu rawa yang terdapat di daerah pantai.
  2.  Rawa air payau, yang terdapat di sekitar muara air sungai di dekat laut.
  3.  Rawa air tawar, yang terdapat di sekitar sungai-sungai besar.

Air tanah

Merupakan air yang terdapat di lapisan tanah di bawah permukaan bumi, berasal ari air hujan yang meresap ke dalam tanah. Semakin banyak air hujan yang meresap ke dalam tanah, semkain banyak pula air yang tersimpan di dalam tanah. Air tanah dapat juga keluar ke permukaan bumi dalam bentuk sumber air panas yang disebut geyser. Geyser merupakan sumber air panas yang erat hubungannya dengan aktivitas vulkanisme. Secara umum air tanah dibedakan menjadi dua, yaitu :
  1. Air tanah dangkal, yang terdapat di atas lapisan batuan kedap air.
  2.  Air tanah dalam, yang terletak di antara dua lapisan batuan kedap air.

Supaya lebih detil terkait materi kamu bisa membuka slide di bawah ini :



untuk menguji kemampuanmu tentang materi ini, cobalah mengerjakan kuis berikut :

Lapisan Bumi

sumber gambar : https://aceh.tribunnews.com

Bumi Dan Komposisinya
Bumi telah terbentuk sekitar 4,6 milyar tahun yang lalu. Bumi merupakan planet dengan urutan ketiga dari delapan planet yang dekat dengan matahari. Jarak bumi dengan matahari sekitar 150 juta km, berbentuk bulat dengan radius ± 6.370 km. Bumi merupakan satu-satunya planet yang dapat dihuni oleh berbagai jenis mahluk hidup yang terbuat dari batu. Merupakan planet terbesar diantara planet dalam,  Lintasan bumi mengelilingi matahari berbentuk elips. Komposisi: besi (32,1%), oksigen (30,1%), silikon (15,1%), magnesium (13,9%), sulfur (2,9%), nikel(1,8%), kalsium (1,5%), dan alumunium (1,4%)

Bentuk Bumi
Ferdinand Magelhaens pada tahun 1552 melakukan perjalanan mengelilingi bumi ke satu arah dan dapat kembali ke tempat semula.


Lapisan-Lapisan Bumi
 menurut komposisi (jenis materialnya) :Kerak Bumi (crush), Mantel Bumi, dan Inti Bumi 
 menurut susunan kimianya :  Litosfer, Hidrosfer, dan Atmosfer


supaya materi lebih mudah dipahami silahkan perhatikan video di bawah ini.


Supaya lebih detil terkait materi kamu bisa membuka slide di bawah ini :



untuk menguji kemampuanmu tentang materi ini, cobalah mengerjakan kuis berikut :

Newer Posts

Selamat Datang !

Hello, There!



Hello, There!

Akun Media Sosial

Kategori Artikel

Kuis IPA Materi IPA

Artikel Terakhir

Kumpulan Artikel

  • ▼  2019 (7)
    • ▼  Desember (7)
      • Kuis Kelas VII - Bencana : Gempa Bumi, Gunung Mele...
      • IPA Kelas VII - Gempa bumi, Gunung Api, dan Banjir
      • Kuis Kelas VII - Lapisan Bumi
      • IPA Kelas VII - Atmosfer
      • IPA Kelas VII - Litosfer
      • IPA Kelas VII - Hidrosfer
      • IPA Kelas VII - Mengenal Lapisan Bumi

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates